Gubernur Kepri Resmikan Workshop Underwater Welding SMK Negeri 1 Batam

SMKN1BATAM.SCH.ID, BATAM – Gubernur Kepri H.  Ansar Ahmad meresmikan gedung workshop underwater welding di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Batam pada hari Senin (22/11). Sebagai SMK yang memiliki fasilitas workshop pengelasan bawah air satu-satunya di Indonesia, Gubernur Kepri berharap SMKN I Batam mampu  mencetak lulusan yang siap bersaing di dalam ataupun luar negeri.

Peresmian gedung praktek pengelasan bawah  air ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita di depan gedung pengelasan bawah air. H. Ansar Ahmad dan rombongan kagum dengan gedung praktek tersebut. Beliau memberikan apresiasi dan berharap agar ini bisa dimanfaatkan dengan baik demi mencetak sumber daya manusia yang mumpuni kedepannya. “Ini termasuk langka karena jarang ada sekolah yang seperti ini. Ini harus dimanfaatkan dengan baik. Kita juga apreasiasi kepada Kemendikbud Ristek yang telah mendukung pendirian  praktek underwater welding ini,” ujar beliau.

 

penandatangan prasasti oleh Gubernur Kepri

Setelah meresmikan gedung underwater welding, H. Ansar Ahmad juga menyempatkan diri untuk menyaksikan langsung demonstrasi pengelasan bawah air yang dilakukan oleh siswa SMKN 1 Batam dari Teknik Pengelasan. Pengelasan bawah air ini dilakukan oleh siswa yang telah mendapatkan sertifikasi diving.

Pada saat memberikan kata sambutan H. Ansar Ahmad juga menanggapi laporan kepala SMKN I Batam Lea Lindrawijaya Suroso tentang mahalnya biaya sertifikasi bagi siswa yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan pengelasan di bawah air ini. Kepada pihak sekolah Ansar mengatakan, Pemprov akan memikirkan solusinya dan berencana akan menggandeng kerja sama dengan pihak industri melalui dana CSR.

“Untuk biaya sertifikasi yang tak murah ini, saya bersama Disdik dan Disnaker akan mencarikan solusinya. Kita akan gandeng kerja sama dan dukungan dari industri melalui program CSR mereka,” ujarnya.

Kepala SMKN 1 Batam, Lea Lindrawijaya sangat apresiasi dengan perhatian Pemprov Kepri ini. Beliaupun  bertekad akan terus meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN I Batam agar sesuai dengan yang diharapkan yakni mencetak lulusan yang siap bersaing baik di dalam negeri ataupun di luar negeri. “Dukungan pemerintah yang cukup maksimal ini akan kami manfaatkan dengan baik. Kerja sama dengan perusahaan juga sudah kita jalankan dengan baik. Lulusan yang mampu bersaing dalam dunia kerja akan selalu kita tingkatkan terus kedepannya,” ungkap Lea.

Penandatanganan MoU Kerjasama antara SMKN 1 Batam dan PT. GIAT dan PT. NDT Asia Laboratories disaksikan oleh Gubernur Kepri beserta Kadisdik Provinsi Kepri

Acara peresmian workshop underwater welding ini berbarengan juga dengan kegiatan penandatangan MoU Kerjasama antara SMK dengan Dunia Kerja. Beberapa SMK PK (Pusat Keunggulan) di Kepri hadir bersama dengan mitra industri masing masing. Penandatanganan MoU disaksikan juga oleh Gubernur Kepri dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri beserta jajarannya.

Ada (sebelas) 11 SMK di Kepri beserta mitra industri masing masing yang hadir pada acara penandatangan MoU kerjasama antara SMK dan Dunia Kerja tersebut. Acara berlangsung dengan baik dan ditutup dengan penampilan seni dari siswa siswi SMKN 1 Batam. (ss)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × three =