Salah pilih jurusan, dominasi PPDB hari pertama

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)  untuk jenjang SMA/SMK telah resmi dibuka pada hari ini (senin, 29 Juni 2020). Sebagaimana informasi yang telah dibagikan sebelumnya bahwa jadwal pendaftaran online akan berlangsung dari tanggal 29 Juni – 3 Juli 2020 dan dilanjutkan dengan pengumuman pada tanggal 6 Juli 2020. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga telah menyiapkan situs tertentu sebagai pusat informasi dan pengolahan seleksi data siswa calon peserta didik. Calon peserta didik dapat mengakses di link  https://provinsikepri.siap-ppdb.com.

Pada hari pertama PPDB SMK Negeri 1 Batam banyak terdapat kesalahan yang dilakukan oleh calon peserta didik. Kesalahan yang paling banyak ditemui adalah kesalahan dalam memilih jurusan. Jurusan yang dipilih oleh calon peserta didik harus sama dengan tabel informasi jurusan yang telah diinformasikan sebelumnya. Selain itu calon peserta didik harus memilih 3 jurusan sesuai dengan tabel tersebut. Jika peserta didik salah dalam memilih jurusan maka data tersebut akan ditolak oleh verifikator.

“Yang dimaksud dengan ditolak disini adalah bukan ditolak menjadi siswa SMK Negeri 1 Batam tetapi ditolak disistem agar peserta didik dapat memperbaiki datanya dan diverifikasi ulang oleh verifikator” jelas Bapak Yarliansyah selaku humas SMK Negeri 1 Batam.

Selain kesalahan dalam memilih jurusan, kesalahan lain yang banyak ditemui adalah  mengunggah dokumen yang tidak sesuai seperti dokumen sertifikat prestasi non akademik.

“Dokumen yang kita akomodir adalah dokumen prestasi yang berjenjang atau diselenggarakan oleh badan pemerintah. Berjenjang artinya lomba tersebut dilaksanakan dari mulai tingkat kota, daerah, provinsi maupun nasional seperti POPDA, O2SN atau Olimpiade Science”, tambahnya.

“Pada hari pertama PPDB telah terdaftar sekitar 1600 calon peserta didik baru yang memilih SMK Negeri 1 Batam. Semoga pada hari kedua dan seterusnya kesalahan kesalahan ini bisa diminimalisir. Selain itu calon peserta didik harus rajin memantau status verifikasinya minimal 1 jam sekali ”, tutup Bapak Yarliansyah. (ss_humas).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − 19 =